Full of inspiration and story

[Chapter One – Old Love]


Musim dingin yang kelam, telah berganti menjadi musim semi. Salju yang berjatuhan di segala penjuru, telah berganti menjadi daun-daun kering yang berjatuhan. Udara perlahan-lahan memanas. Membuat hati menjadi lebih hangat. Para pelajar mulai memasuki sekolahnya lagi. Ada yang senang, namun kebanyakan mengeluh agar liburan mereka diperpanjang.

“Kim Soora!”

Seorang pria dengan head-set di telinganya melambai ceria. Pandangannya tertuju kepada seorang gadis yang baru saja dipanggil. Sang gadis itu menoleh, kemudian saat mengetahui siapa yang memanggil, ia kembali berbalik seakan tidak mendengar.

“Soora-ya!” Pria itu tidak kehilangan kepercayaan diri sama sekali. Ia berlari dan berhenti di depan Soora. “Apalagi maumu, Lee Donghae?!”

Pria itu tersenyum lebar. “Senang rasanya kau memanggil nama lengkapku, Soora-ah.” Soora mendesah kesal dan langsung pergi ke kelasnya dengan dingin. Donghae mengikuti Soora dari belakang dengan ceria. Soora duduk di salah satu bangku, paling dekat dengan seorang lelaki yang sedang membaca buku. Donghae duduk di belakang Soora, masih memandanginya dengan penuh perasaan.

“Annyeong, Kyuhyun-ah.”, sapa Soora pelan, dengan senyuman secerah mungkin. “Mmmm.” Kyuhyun—orang yang membaca buku—membalasnya hanya dengan gumaman. Matanya tak berkutik sama sekali dari buku tebal yang sedang dibacanya. “Liburan musim dingin kemarin, kau pergi kemana?”

Kyuhyun seketika menutup bukunya. “Bukan urusanmu.” Ia menjawab dingin, kemudian melangkah keluar kelas. Meninggalkan Soora yang hanya bisa menghela nafas. “Kyuhyun benar-benar keterlaluan! Iya kan, Soora? Masa dia berani mengatakan hal seperti itu kepada perempuan, apalagi dirimu.”

“Lee Donghae!”, seru Soora kesal. “Ne, Soora-ah?” Donghae bertanya dengan nada lembut. “Jangan sekali-kali lagi menjelekkan Kyuhyun di depanku. Aku tidak suka itu!” Soora membentak Donghae kesal, sembari berjalan keluar kelas. “Tunggu, Soora-ya! Mian!”, teriak Donghae sembari mengejar Soora.

 

=+=

 

Kyuhyun berjalan perlahan. Murid-murid lain yang dilewatinya hanya bisa memandangnya dengan pandangan penuh kagum. Yah, selalu begitu. Ia memang anak dari pemilik sekolah terbesar ini, dan ia juga memang adalah anak terpandai dan ketua OSIS di sekolahnya; tapi ia sudah benar-benar tak tahan dengan ini semua. Seluruh murid di sekolahnya mendekatinya dan memperlakukannya sebagai anak special. Orang tuanya juga jarang bertatap muka dengannya karena terlalu sibuk dengan pekerjaan.

Ia sudah muak dengan itu semua. Lebih baik kehidupan biasa, daripada kehidupan layaknya pangeran, tetapi tidak membahagiakan.

Saat sedang berjalan, seorang perempuan yang tak dikenal, menabraknya. Membuat Kyuhyun tersungkur di lantai. “Mianhae. Tak sengaja.”, ucap perempuan tersebut sembari melanjutkan larinya. Semua orang langsung membantunya bangun. Namun, entah mengapa, bukannya marah, Kyuhyun malah tersenyum tipis.

 

=+=

 

Pelajaran segera dimulai. Han Songsaenim memasuki kelas dan mulai mengabsen semua yang datang. “Annyeong hasimnika, saenim. Aku Park Jiyoon, murid baru disini.” Seorang perempuan mengetuk pintu dan mulai berbicara. “Ahh, baiklah Jiyoon, silahkan duduk di sebelah Cho Kyuhyun. Kebetulan dia adalah ketua kelas sekaligus ketua OSIS disini. Tidak apa ‘kan, Kyuhyun-ya?”

Bukannya menolak seperti biasa, kali ini Kyuhyun mengangguk. Membuat seluruh isi kelas terkejut. “Bukankah biasanya Kyuhyun lebih suka duduk sendiri?” Yoonji berbisik kepada Soora, yang kelihatan sangat marah. Donghae hanya menatap Soora, Kyuhyun, dan Jiyoon secara bergantian.

“Apakah aku harus duduk bersama dia, saenim? Apa tidak ada pilihan lain?” Jiyoon bertanya kepada Han Saenim sembari menunjuk tepat ke wajah Kyuhyun. Membuat seluruh isi kelas bergempar. “Apa-apaan dia? Sudah bagus bisa duduk bersama Kyuhyun!” Richan berbisik.

Han Saenim juga sedikit terkejut. “Ten… tu. Kalau tidak mau, kau bisa duduk di sebelah Donghae. Kebetulan dia juga duduk sendiri.”

Jiyoon memandang Donghae asal, lalu mengangguk dan duduk di sebelah Donghae, yang masih terdiam kebingungan. Amarah membludak dari hati Kyuhyun. Baru pertama kali, ia diperlakukan seperti itu oleh seorang perempuan. Namun, seulas senyuman tertarik di bibir tipisnya. “Gadis itu menarik…”, gumamnya pelan sembari mulai belajar.

Tak terasa, bel istirahat telah berbunyi. Kyuhyun langsung menarik tangan Jiyoon dan membawanya keluar kelas. Semakin membuat Soora naik darah. “Ingin kau bawa kemana aku??!! Lepaskan!”, teriak Jiyoon, seraya memberontakan tangannya.

Di sebuah kelas kosong, Kyuhyun melepaskan tangan Jiyoon. Ia ingin kabur, namun Kyuhyun menahannya. “Kau berani menolak duduk di sampingku ya?” Jiyoon menatap Kyuhyun dengan tajam. “Kalau iya kenapa?! Itu semua terserah aku. Memang kau siapa mengaturku sembarangan?!”

Kyuhyun tersenyum kecil. “Kau tidak tau siapa aku?” Jiyoon sontak tertawa sinis. “Memang kau siapa?! Anak pemilik sekolah ini? Jangan bercanda!” Ia tertawa dengan keras. Namun, seringai muncul di bibir Kyuhyun. “Ne, kau benar. Aku anak pemilik sekolah ini.” Seketika Jiyoon berhenti tertawa dan menatap Kyuhyun tak percaya. “Kau… anak pemilik… sekolah ini?”

Pertanyaan Jiyoon membuat Kyuhyun tertawa. “Terus kenapa? Apakah anak pemilik sekolah harus mengaturku? Yang bisa mengaturku hanya Tuhan dan orang tuaku. Jadi, sampai jumpa.” Jiyoon pergi meninggalkan Kyuhyun dengan cepat. Kyuhyun menatap kepergian Jiyoon. “Benar-benar gadis yang menarik…”

 

=+=

 

Soora berjalan mondar-mandir di dalam kelas. “Kemana Kyu?”, gumamnya terus menerus. Donghae mengikuti Soora dari belakang. “Lebih baik kau makan dulu, Soora-ah. Istirahat akan selesai sebentar lagi.”

“Jangan ganggu aku, Lee Donghae!” Dia berteriak lagi, membuat Donghae terdiam. Bersamaan dengan itu, Jiyoon datang ke kelas dan langsung menuju ke bangkunya. “Ya! Park Jiyoon! Apa yang kau lakukan tadi dengan Kyuhyun?!” Soora mendatangi Jiyoon dan menatapnya tajam. “Bukan urusanmu.” Ia menjawab singkat dan dingin.

Soora menghembuskan nafas dalam. “Cepat katakan!”, bentaknya keras. “Sudah kubilang itu bukan urusanmu!” Jiyoon balas membentak. Mereka berdua saling menatap tajam. Donghae berusaha menarik Soora, namun ia tak meladeni Donghae. Tiba-tiba, Kyuhyun memasuki kelas.

“Kyuhyun-ya! Tolong aku! Mereka berdua bertengkar!”

Donghae berteriak, namun Kyuhyun seakan tidak mendengar dan langsung kembali berjalan keluar kelas. Soora yang melihat hal itu langsung berlari mengikuti Kyuhyun. “Awas kau, Park Jiyoon!” Ia berkata sebelum akhirnya pergi. “Tolong maafkan Soora, Jiyoon-ah. Dia memang sensitif jika menyangkut Kyuhyun, tapi sebenarnya dia anak yang baik kok.”

Jiyoon memandang Donghae sebelum akhirnya mengangguk dan langsung kembali memakan bekalnya. Sementara Donghae berlari mengikuti Soora.

“Kyuhyun-ya! Tunggu!”

Soora berlari dan akhirnya dapat menarik tangan Kyuhyun.

“Apa sih maumu, Kim Soora?!” Kyuhyun membentak Soora, membuatnya sedikit terkejut. “Aku menyukaimu, Kyu! Sejak kita masih SMP hingga sekarang. Aku sangat mencintaimu!” Soora menatap Kyuhyun dalam. “Mian, tapi aku tidak mencintaimu. Lebih baik kau mencari pria lain yang lebih baik daripada diriku.”

Kyuhyun melangkah kembali, meninggalkan Soora yang sekarang menangis. Ia berlari ke atap sekolah. Donghae langsung mengikuti Soora dan akhirnya bisa melihat Soora sedang menangis dengan keras di atap sekolah. “Soora-ah.”

“Pergi, Donghae!” Soora menepis tangan Donghae. “Tapi. . .”

“Aku bilang pergi!”, teriak Soora yang masih menangis. Donghae memeluk Soora dengan cepat. Tak peduli kepada Soora yang sekarang memukul-mukulnya. Namun setelah cukup lama, Soora berhenti memukul-mukul Donghae. Ia menangis di pelukan Donghae dengan diam.

“Apakah rasanya sakit, Donghae? Pasti sangat sakit kan.” Soora berucap pelan. “Maksudmu?”, tanya Donghae seraya mengkerutkan keningnya. “Jika kau mencintai seseorang. Sangat mencintai orang itu. Tetapi orang itu lebih memilih orang lain. Seperti aku yang malah lebih mencintai Kyuhyun.”

Donghae tersenyum perih. “Rasanya memang sakit. Tapi jika kau memang mencintai orang itu sepenuh hati, seharusnya kau bisa merelakan orang itu untuk bahagia. Jika Kyuhyun memang tidak mencintaimu, dan jika kau benar-benar mencintai Kyuhyun, seharusnya kau bisa merelakan dirinya. Seperti aku yang merelakan kau lebih mencintai Kyuhyun daripada aku.”

Soora menatap bawah. “Kau benar, Donghae-ah. Aku terlalu egois.” Ia berkata dengan serak. “Tidak apa-apa, Soora-ah. Yang penting sekarang kau sudah sadar.” Soora menatap Donghae yang sedang menatapnya. Mereka bertatapan dalam. “Tapi, aku masih punya kesempatan kan?”, tanya Soora pelan.

“Kesempatan? Untuk apa?”

Donghae menatap Soora dengan penasaran. Semoga maksud Soora adalah kesempatan untuk bersamaku, gumam Donghae dalam hati. “Kesempatan… untuk membuat Kyuhyun jatuh cinta kepadaku.” Soora berucap sembari tersenyum. Membuat Donghae terdiam seketika. Ia merasa hatinya seakan dikoyak dalam waktu sekejab.

“Kau mau membantu kan, Donghae-ah?”

Soora memandang Donghae dengan pandangan memohon. Donghae pun mengangguk, perbuatan yang amat disesalkannya. “Jinjja?! Gomawoyo, Donghae-ah! Kau memang yang terbaik! Kalau begitu, aku pergi dulu ya. Sampai jumpa!” Soora memeluk Donghae cepat sembari pergi. Berhasil membuat hati Donghae bergejolak hebat.

Donghae mengambil kapur dari atap itu dan secara acak menggambar di tembok. Tanpa disengaja, ia menulis : ‘Lee Donghae love Kim Soora’. Setelah sadar, ia langsung memukul kepalanya sendiri. “Siapa sih sebenarnya Kim Soora itu? Dia tak pernah berbuat baik padaku. Malah perbuatannya selalu membuat hatiku sakit. Tapi kenapa dia selalu berada di kepalaku? Ahh, jinjja!!!”

“Kim Soora, aku membencimu! Tapi, aku juga mencintaimu!”

 

$^$^$

TO BE CONTINUE

@All : Komen ya..! Satu komen sangat berarti~ ^^

@VerLiv : Gmn?? Untuk part JiKyu ada di next part ya~ 😀

Advertisements

Comments on: "Fanfiction : ~Heart~ [Chapter One]" (11)

  1. Aaa chris keren >.< !!!! next part kapan ?? Secepatnya dong … *maksa* wkwk
    Ada brp part sih ??? Kayaknya ga akan mungkin selesai dg cepat .. Hehehe 😛 ayoo publish lg yg banyak .. Bruakaka

  2. Stephanie said:

    Parah vera dosa ga mau sama donghae wkwk

  3. @chris : aii lama lu .. Penasaran gw -.-

  4. Aaaa~ chris kpn publish lg ??????

  5. Chris mana ??? >.< 😦

  6. Seri pertama bagus, •☺k•˚☺k!˚,n buat penasaran buat baca kelanjutannya.boleh nanya gak ya?? Idenya dr mana? Krn crt awal seperti film koreya yg pernah aku tonton,Aku suka film korea..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: