Full of inspiration and story

“Mau kemana kau?”, tanya Kyuhyun bingung saat melihat Kibum bergegas pergi dari kamar Hyeobin. “Aku titip Hyeobin sebentar ya, Kyu…!”, seru Kibum sembari berlari secepat mungkin. “Apakah mereka berdua bertengkar lagi?”, tanya Kyuhyun meminta penjelasan. Sooyeon menggelengkan kepalanya tanda tidak tau.

***

Sangrin dan Siwon sedang asyik mengobrol. Seperti pasangan yang baru saja berpacaran. Kibum lewat di depan mereka. “Siwonnie, Sangrinnie, kajja temani aku!”, seru Kibum dengan nafas tak beraturan. “Memang oppa mau kemana?”, tanya Sangrin dengan kebingungan. “Sudahlah, nanti aku jelaskan di mobil. Kajja!”

Mereka berdua mengangguk dan langsung mengikuti Kibum ke mobil.

“Sebenarnya ada apa?”

“Sepupuku ada di bandara. Aku harus menjemputnya.”

Sangrin dan Siwon berpandangan lalu menatap Kibum tajam, “Hanya itu?!”

Kibum mengangguk, “Memang apa lagi?”, tanyanya polos. “Ya! Kalau cuma begitu, kenapa kau buru-buru sekali?!”, seru Sangrin dan Siwon hampir bersamaan. “Masalahnya, sepupuku itu bisa marah kalau aku telat. Lagipula, katanya ia sudah punya pacar!”

“Lalu?!”

“Sepupuku itu tidak pernah punya pacar sebelumnya! Aku sangat kaget dia tiba-tiba punya pacar!”

“Omona~!”, seru Sangrin dan Siwon bersamaan lagi. Bukannya mereka ikutan kaget, namun mereka bingung dengan keadaan Kibum yang sangat panikan.

Begitu sampai, mereka langsung berlari ke bandara. Tentunya karena Kibum menarik mereka berdua. Kibum berhenti di depan sepasang lelaki dan perempuan yang sedang bertautan mesra. “Annyeong, Kibummie~”, sapa sang lelaki itu sembari memeluk sepupunya. “Annyeong, Hae! Oh ya, kenalkan ini kedua temanku, Siwon dan Sangrin.”

“Annyeong~ Donghae imnida.”

Mereka berdua mengangguk dan mata Kibum langsung beralih pada yeoja yang sedang menenteng kopernya. “Ahh, ini yeojachingu-ku.”

“Jyurin imnida.”, sapa perempuan itu ramah. Kibum, Sangrin, dan Siwon menunduk singkat. “Kita ke rumah sakit ya, Hae? Hyeobin sedang ada di rumah sakit.”, ucap Kibum seraya membawa mereka ke mobil. “Hyeobin? Ahh, maksudmu yeoja yang selalu mengejar-ngejar dirimu itu?”, tanya Donghae polos. Kibum menyikut tangan Donghae, “Dia itu yeojachingu-ku! Jangan berbicara seperti itu.”

“Upps, sorry…”, gumam Donghae santai sembari langsung memusatkan dirinya pada yeoja di sebelahnya. Di perjalanan, hanya ada keheningan. “Mmm, kalian pacaran?”, tanya Jyurin seraya menunjuk Sangrin dan Siwon. Mereka berdua sontak merona dan saling memandang. Siwon memutuskan untuk menjawab, “Segera.”

Sangrin memukul pelan lengan Siwon, memprotes atas jawaban Siwon yang terlalu ganas. Yang lain hanya bisa tertawa. Di rumah sakit, Kibum, Donghae, dan Jyurin memutuskan untuk menuju ke kamar Hyeobin. Sementara Siwon dan Sangrin menyusul temannya yang lain.

“Kyu oppa! Sedang apa oppa disini?”, tanya Sangrin dan kemudian melihat yeoja di sampingnya, “Choi Sooyeon!”, teriak Sangrin kaget. “Lihat Kyu, bahkan saeng-mu lebih punya ingatan daripada dirimu.”, ucap Sooyeon pada Kyuhyun.

Kyuhyun hanya bisa tersenyum tipis. “Kenalkan Sangrin dan Siwon, mulai sekarang dia adalah yeojachingu-ku!”

“Mwo-ya?! Secepat itu?”, tanya Sungmin yang entah darimana dengan Myorin di sebelahnya. “Kalian sendiri kenapa pegangan tangan seperti itu?”, tanya Kyuhyun tak mau kalah. Dan mereka berdua langsung menunduk malu. “Ahh, Sangrin-ya, sekarang cuma kita yang belum mempunyai pasangan.”, kata Siwon lesu.

“Bilang saja kau mau pacaran dengan Sangrin!”

Semuanya menoleh dan bisa melihat Hyeobin sedang duduk di kursi roda. Kibum yang mengendalikan kursinya, dengan Donghae dan Jyurin di sebelahnya. “Hyeo-onnie!”, seru Sangrin tak terima. “Hyeo!”, teriak Siwon, lebih tidak terima. Semuanya kembali tertawa.

“Aku akan menikah lho~ Mungkin seminggu lagi.”, seru Donghae sembari tersenyum bangga, memberikan rona pada pipi Jyurin. “Mworago?!”, seru Kibum, Hyeobin, Sangrin, dan Siwon bersamaan. Sedangkan, Kyu, Sungmin, Myorin, dan Sooyeon yang masih belum mengenal Donghae, hanya bisa terdiam.

***

Wish me luck~”, bisik Jyurin saat sedang memakai gaun putih panjangnya. Sangrin, Sooyeon, Hyeobin, dan Myorin yang sudah saling mengenal dengan baik tersenyum dan mengangguk. Jyurin berjalan perlahan menuju altar, menuju Donghae yang sudah menunggu di depan altar.

Saat upacara sudah selesai, mereka semua bertepuk tangan meriah. Jyurin dan Donghae melempar bunganya dan ternyata berhasil ditangkap oleh Kibum. Pipi Hyeobin merona seketika. Sementara yang lain hanya bisa bertepuk tangan.

Malamnya mereka semua berkumpul di meja makan pengantin. Saling berbahagia dan tertawa bersama. “Malam ini kalian sudah siap?”, tanya Kyuhyun jail pada Donghae dan Jyurin. Yang ditanya hanya merona dan menunduk malu. “Berhenti ganggu rumah tangga orang, GaemKyu!”

“Iri, Sooyeonnie?”, tanya Kyuhyun sembari mengedipkan sebelah matanya. Yang lain tertawa melihat mereka. “Bagaimana dengan kalian? Sudah atur tanggal yang tepat?”, tanya Sungmin pada Kibum dan Hyeobin. “Mungkin bulan depan.”, jawab Kibum cepat.

“Kau sendiri?”, tanya Hyeobin berusaha mengalihkan pembicaraan. “Mungkin jika kita sudah siap.”, jawab Sungmin seraya tersenyum pada Myorin. “Duo S, bagaimana dengan kalian?”, tanya Donghae jail.

Siwon ingin bicara, namun langsung ditutup oleh Sangrin, “Untuk apa aku menikahi namja sepertinya?”, tanya Sangrin sombong. “Ahh, tanpaku juga pasti kau menangis, Rin-ah~”, ucap Siwon cepat. “Pede sekali kau!”, seru Sangrin. “Perlu aku buktikan ucapanku?”

“Mwo?! Andwae!”

“Ahh, aku hanya bercanda. Aku tidak akan meninggalkanmu, karena aku juga tak bisa hidup tanpamu.”, jawab Siwon sembari menyentil hidung Sangrin. Yang lain menatap jijik mereka berdua. Setelah makan, semua pasangan melambaikan tangannya pada pasangan Donghae-Jyurin yang sudah siap menuju ke rumah baru mereka.

“Pasti mereka senang sekali.”, ucap Kyuhyun dengan senyuman di wajahnya. “Mau mengikuti langkah mereka?”, tanya Kibum jail. Kyuhyun mengangguk pelan. “Ya! Andwae~~~!!!”, teriak Sooyeon tiba-tiba. “Siapa yang bilang mau denganmu?”, tanya Kyuhyun seraya tersenyum evil. “Jadi kau tidak mau denganku, GaemKyu?”

Kyuhyun seketika tersedak, “Mwo?! Tentu saja mau!”

Mereka semua kembali tertawa. “Lalu, bagaimana dengan kita, Bum-ya?”

Kibum melirik Hyeobin seketika, “Maksudmu?”

“Kita kan sudah mendapat lemparan bunga, jadi bagaimana?”, tanya Hyeobin sembari menyodok Kibum. Kibum tersenyum tipis, “Kan sudah kubilang, bulan depan kita akan mengikuti jejak Donghae dan Jyurin.”, katanya dengan santai. Semua kembali tertawa. “Kita akan menghadiri upacara pernikahan lagi nanti!”, seru Sungmin.

“Jangan lupa untuk membeli baju pengantin di butikku ya~”, ucap Myorin dan sontak membuat yang lain tertawa lagi. “Arasso, Nona Butik…”, jawab Sangrin dan Siwon bersamaan, membuat rona merah terpancar di wajah mereka berdua.

“Bagaimana kalau besok kita mengunjungi rumah Donghae dan Jyurin?”

Yang lain mengangguk setuju. “Arasso. Sampai ketemu besok!”

***

Semuanya telah siap di depan pintu rumah Donghae-Jyurin yang baru dibeli. Tentu saja Donghae yang membelikannya atas dasar hadiah pernikahan. Mereka semua menekan bel pintu rumah dengan cepat. Tak lama, pintu dibuka dan semua’nya pun memasuki rumah baru Donghae dan Jyurin.

Mereka semua duduk di salah satu sofa. “Bagaimana malam pertama kalian?”, tanya Kibum seraya mengedipkan sebelah matanya. “Ya~begitulah.”, jawab Donghae dan Jyurin bersamaan. Mereka merona seketika. “Oh ya, ngomong-ngomong kenapa Siwon tak ada bersama kalian, Sangrin-ah?”, tanya Donghae bingung.

“Semalam Siwon ditelepon seseorang. Lama sekali. Lalu, ia langsung bilang hari ini mau pergi sampai malam. Aku pikir yang meneleponnya adalah yeoja.”, ucap Sangrin sembari cemberut. “Kok kamu bisa yakin?”, tanya Hyeobin. “Habisnya suara di telepon itu sangat lembut dan ia memanggil orang di telepon itu ‘Ryry’.”, jelas Sangrin. “Jangan berpikir seperti itu dulu. Bisa jadi itu hanya rekan kuliahnya.”, hibur Jyurin.

“Tapi Siwon tak pernah seperti itu sebelumnya, Jyu-onnie. Aku takut~”

“Bagaimana kalau kita memata-matainya saja?”, tanya Myorin memberi ide. “Ide bagus!!!”, seru mereka bersamaan.

***

Tujuh orang sudah berdiri dengan diam-diam di balik bangunan. Menatap keseharian Siwon yang memang menjadi tujuan mereka saat ini. Siwon sedang berkeliaran mencari sesuatu di toko bunga. Senyum tak pernah hilang dari bibir’nya.

“Lihat! Ia pasti mau memberikan bunga itu kepada ‘Ryry’ itu!”, seru Sangrin sembari mengerucutkan mulut’nya. Siwon keluar dari toko bunga itu dan membawa sebuket bunga lili yang tergerai indah. Kemudian, ia pergi ke mall dan pergi ke sebuah toko. Tentu saja, mereka ber-7 tetap mengintai dari belakang.

“Itu…toko untuk yeoja, ‘kan?”

Pertanyaan Sooyeon membuat yang lainnya mengangguk. “Untuk apa dia di toko khusus yeoja?”, lanjut Kyuhyun yang hanya bisa memandang dengan santai. “Membeli sesuatu untuk yeoja?”, ide Hyeobin dan yang lain kembali mengangguk-angguk.

“Maksudnya, ia mau membeli sesuatu untuk ‘Ryry’?”, tanya Jyurin sembari menunjuk Siwon yang keluar dari toko dengan tangan penuh barang. “Andwae!!!”, teriak Sangrin dengan suara yang sedikit dipelankan. Siwon kembali melangkah ke toko lain, dan kini menenteng sebuah baju pesta. “Omo~ Apa lagi itu?”, komentar Myorin yang terkejut.

Setelah selesai, Siwon keluar dari mall, tentunya tetap diikuti oleh ke-7 orang tersebut. Mereka semua membuntuti Siwon hingga ke sebuah restoran mewah. “Mian, Rin-ah. Sudah malam. Aku dan Jyurin akan melanjutkan hari-hari pertama kami ya…! Sampai jumpa~”, pamit Donghae sembari menggenggam tangan Jyurin. “Kami juga akan menyiapkan segala sesuatu untuk pernikahan kita ya!”, ucap Kibum, sembari membawa Hyeobin tentu.

“Kalau kami, harus bermain game dulu. Bye~”, sahut Kyuhyun dibalas senyuman dari Sooyeon. “Kami—errr—”

“Kami masih ada tugas kuliah!”, teriak Sungmin cepat sembari membawa Myorin. “Ya! Kenapa aku ditinggal sendiri?!”, seru Sangrin sembari cemberut. “Sangrinnie.”

Sangrin berbalik dan bisa melihat Siwon sedang berdiri di hadapan’nya. Senyuman manis’nya terus terkembang. “Si—Siwon-oppa??”, tanya’nya tak percaya. “Gantilah pakaianmu. Akan aku tunggu di dalam. Arasso?”, kata Siwon seraya masuk ke dalam restoran. “Ta—tapi, tunggu! Aishh~”

Dengan pasrah, Sangrin masuk ke restoran dengan pakaian yang sudah diberikan Siwon. “Ahh~ Neomu yeppo!”, ucap Siwon sembari kembali tersenyum dan mempersilahkan Sangrin duduk. “Kenapa…oppa menyuruhku duduk? Bagaimana dengan ‘Ryry’ itu?”, tanya Sangrin polos.

Siwon tak menjawab, hanya bisa tertawa. “Aigoo~ Apakah kau tidak sadar bahwa ‘Ryry’ itu tak ada?”

“Tidak—ada? Lalu, kemarin oppa berbicara dengan siapa?”

“Dengan Kyuhyun.”

Sangrin membulatkan mata’nya, “Kyuhyun-oppa? Jadi, Kyuhyun-oppa sudah tau semua’nya dari awal?”, tanya’nya pelan namun sedikit emosi. “Ani. Bukan hanya Kyuhyun, tapi semuanya sudah tau rencana ini.”, jawab Siwon seraya tersenyum jail. “Mwohae??!! Aishhhh, jinjja!!!”

“Sekarang, maukah kau mengikuti jejak Donghae dan Jyurin?”

Seketika Sangrin terkejut, “Ne?”

“Aishh, Sangrin-ah! Maukah kau menjadi pasangan hidupku?”, tanya Siwon tak sabar. “Ahh, oppa—”

“Jawab saja, ya atau tidak.”

Sangrin kembali cemberut, “Aishh~oppa! Kenapa kau memaksaku?”

“Jawab saja, Cho Sangrin!”

“Keurae. Keurae. Ya, aku mau.”

Namja dihadapan Sangrin seketika terkejut. “Jinjja?!”, tanya Siwon tak percaya. “Ne, Choi Siwon!”, seru Sangrin pelan dan mereka langsung berpelukan.

“Aigoo! Joengmal daebak!”

Tepuk tangan dari 6 orang yang lain membuat mereka berdua kaget. “Kalian—ada disini?”, tanya Sangrin yang sudah merona. “Mesra sekali!”, seru Myorin yang sedang menggenggam erat tangan Sungmin. “Aishh~ Kita harus segera menikah, GaemKyu-ah! Mereka bisa mendahului kita!”, seru Sooyeon sembari menyenggol Kyuhyun.

“Baiklah. Bagaimana kalau sekarang?”

“MWO?!”

“Huahahahahaha…!”

***

~END~

*tarik nafas* Akhirnya, ni ff selesai jg~! Mian klo aneh~~~

‘N gomawo buat readers yg setia baca dari awal… *hug*

ff ini ancur bgt~ #meratapi nasib


 

Advertisements

Comments on: "Fan Fiction : ~Happy For Love~ (Chapter Six) Last Part" (7)

  1. Wahahahahaha
    Waaaaaaaaaaah (?)
    Yaaaaaaaaah abis
    Hiks hiks

  2. wuaahh,endingnya bener2 sesuai dgn judulny..happy for love…nice love story chingu…^__^

  3. gwa muncul langsung kawin.. wkakak.. keren”..!!
    bgus crita ny !!!

  4. thanks chingu buat ceritanya…neomu joahaeyo…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: