Full of inspiration and story

Sinar matahari menyinari bumi dengan terang. Sama seperti terangnya hatiku saat ini. Aku melangkah keluar rumah dan bergegas menuju mobil BMW putih yang aku tumpangi dengan dikendarai supir. Setelah sampai, aku berjalan menuju kelas yang bertuliskan 12.1 yang memang adalah kelasku. Sebelum masuk, aku mengaca di depan kelas. Rambutku yang hitam kecoklat-coklatan tersisir rapi, mataku yang bewarna coklat tua juga jernih, hidungku yang mancung, dan mulutku yang mungil juga baik-baik saja.

Aku pun berjalan menuju kelas. Aku menaruh tasku di kursi dan duduk. “Pagi, Kyu…” sapa sahabatku sejak kelas 1 SD, Hanni. “Pa-pagi, Han…” sapaku dengan gugup. Namaku memang adalah Kyurio. Kebanyakan temanku memanggilku Kyurio saja, namun ia tidak. Ia lebih nyaman memanggilku ‘Kyu’.  Aku memang sudah bersahabat sejak kelas 1 SD dengan Hanni. Namun, sejak kelas 2 SMP, perasaanku berubah terhadapnya. Aku tidak menyanyanginya sebagai teman atau sahabat, tetapi sebagai wanita yang kucintai.

Hanni memang bukan wanita yang dielu-elukan disekolah. Tapi, peringainya yang selalu baik, setia kawan, dan murah senyumlah yang membuat hatiku terpanah asmara. Banyak yang menyatakan cinta padaku, namun aku selalu menolaknya. Tau kan alasannya?

“Kenapa sih setiap kita berbicara, kau selalu gugup seperti itu…?” tanya Hanni dengan pandangan penuh tanya. “Ummm, gugup…?” jawabku kebingungan. “Ah, sudahlah… Mungkin cuma perasaanku. Aku mau ke kelas dulu. Soalnya, udah mau bel nih. Pulang nanti ada yang mau kubicarakan, jadi kita ketemu di halaman belakang sekolah ya…! Sampai jumpa…!” katanya dengan senyuman manis seraya pergi ke kelasnya, 12.2. Aku pun mengangguk pelan seraya tersenyum sendiri.

“Cinta… Cinta… Cinta…” seru nyanyian temanku, Ryeonald. Aku langsung menjitak kepalanya dengan keras. “Jangan meledekku…!!!” teriakku dibalas kekehannya. Ya, cerita nyata tentang ‘seorang Kyurio mencintai Hanni’ memang bukan rahasia lagi. Semua temanku sudah tau mengenai hal itu. Hanya dia yang masih belum sadar. “Apa sih yang kau tunggu, Kyu…? Nyatakan saja perasaanmu…! Kita sudah kelas 3 SMA. Setahun kurang lagi, kalian akan jarang bertemu. Jangan sia-siakan momen ini…” kata Ryeonald seraya menepuk bahuku pelan.

Ia benar. Inilah saatnya…! Aku harus menyatakan cintaku padanya. Harus…! “Aku tau, Ryeo… Thank you, my best friend…!” jawabku seraya tersenyum padanya. Setelah pulang sekolah, aku menunggunya di halaman belakang sekolah. Musim gugur yang mengakibatkan daun-daun berguguran sangat cocok untuk menyatakan cinta. “Semangat…” gumamku kepada diriku sendiri.

Akhirnya ia datang. Dengan langkah anggun dan rambut panjang yang tergerai halus, ia tersenyum dan melambai seraya mendekatiku. Aku pun membalas lambaiannya. Namun, lambaianku terhenti saat aku melihat lelaki yang berada di belakang Hanni. Ia nampak dewasa dan sangat tampan, berbeda denganku yang imut dan manis ini. “Hai, Kyu…!” sapa Hanni seraya memegang tangan lelaki itu.

Aku hanya bisa menahan air mata yang memaksa ingin keluar seraya berusaha untuk tersenyum. “Kenalkan, Kyu… Ini Yessio, pacarku. Ia  kuliah di Harvard University di Amerika dan sekarang kebetulan sedang libur.” kata Hanni memperkenalkan lelaki itu. “Kenalkan, namaku Yessio…” katanya seraya memberikan tangannya. Sudah…! Aku sudah tak sanggup lagi dengan ini.

Aku pun langsung tersenyum kecil dan kemudian pergi meninggalkan mereka berdua. Aku berlari keluar sekolah tanpa arah. Hatiku sakit. Air mataku jatuh perlahan. Hujan tiba-tiba turun seakan turut merasa apa yang kurasakan. Rasanya sakit. Sangat sakit. “Hanni…!!! Hanni…!!!” teriakku memecah kesunyian. Hanya ini yang bisa kulakukan. Aku bodoh…! Seandainya, aku menyatakan cintaku dari dulu, pasti ini tidak terjadi padaku…! Kau bodoh, Kyu…!!! BODOH……………!!!!!!!!!!!!!!

$^$^$^$^$^$^$^$^$^$^$^$^$^
(6 tahun kemudian)

Aku memandang album fotoku. Kenangan serasa mulai membludak masuk ke pikiranku. Sekarang, aku adalah Kyurio, seorang dokter termuda yang masih berstatus single. Yah, aku masih belum bisa melepaskan masa laluku. Aku masih sangat mencintai Hanni. Setelah pengumuman kelulusan, aku tak pernah bertemu dengannya lagi. Ia seperti ditelan bumi. Berita terakhir yang kudengar, ia menyusul lelaki itu ke Amerika.

Hari ini ada reuni di SMA. Sebenarnya, aku tak mau datang, karena mengingat jadwalku yang padat sebagai dokter, namun teman-temanku memaksaku ikut. Dengan terpaksa, aku pun datang ke sekolah. Banyak temanku yang sudah mulai menjalin hubungan, malah banyak diantara mereka yang sudah menikah dan berkeluarga. Termasuk Ryeonald yang bahkan sudah mempunyai istri dan satu anak laki-laki yang sangat lucu.

Di kala reuni, aku bisa melihat Hanni datang bersama lelaki yang bernama Yessio itu. Hatiku kembali merasakan sakit yang dulu. Pedang seakan menusuk jantungku dalam-dalam ketika melihat kemesraan mereka. Hingga akhirnya, mereka datang kearahku dan memberikan sebuah kertas putih berstampel merah muda.

“Ini…” kataku terpotong seraya mengamati baik-baik benda yang sekarang berada di genggamanku. “Undangan…?” tanyaku masih belum sadar apa yang telah terjadi. “Ya, ini undangan pernikahan kita… Kita akan melangsungkan pernikahan sekitar 2 minggu lagi disini. Datang ya, Kyu…!!!” jawab Hanni dengan ceria diikuti senyuman Yessio. “Se-selamat ya…” ucapku dengan tersendat seraya keluar dari tempat reuni.

Mereka akan menikah…? Hanni akan jadi milik orang lain…?

&^&^&^&^&^&^&^&^&^&^&^&^

Aku memakai jas putihku seraya memandang undangan pernikahan di depanku. Aku akan datang ke pernikahan mereka. Hal ini sudah kuputuskan baik-baik. Lebih baik melihat akhir dari kisah cinta kita kan daripada hanya bersembunyi tidak menerima kenyataan? Wajahku masih sama. Hanya beberapa perubahan akibat perubahan usia yang nampak.

Setelah sampai disana, aku melihat jam. Masih 30 menit sebelum acara dimulai. Aku pun memilih melihat-lihat taman disamping gedung pengantin. Jemariku mulai memegang bunga-bunga indah yang tertanam di taman itu. “Kau suka bunga lavender kan?” tanya Hanni dengan baju pengantin lengkapnya. Aku tidak menjawab, hanya masih tertegun dengan kecantikan wanita didepanku.

“Apakah kau tau, Hanni? Dulu…oh, aku salah, maksudku dari dulu hingga sekarang, aku sangat mencintaimu, Hanni… Sangat, malah. Lucu kan?” kataku seraya duduk di sampingnya. Minimal aku sudah menceritakan beban yang selalu aku tanggung di pundakku sejak kelas 2 SMP. Ia tidak meresponku. “Kau bodoh…!!! Kau sangat bodoh, Kyu…!!!!!!” teriak Hanni seraya memukul lenganku terus menerus.

“Ada apa denganmu, Hanni?” tanyaku bingung melihat tingkahnya yang aneh. Ia mengeluarkan air mata. Ia…menangis? “Kau bodoh…!!! Aku juga mencintaimu, Kyu…! Aku sangat mencintaimu sejak kelas 2 SMP… Aku selalu menunggumu, Kyu… Menunggumu mengatakan ‘aku cinta padamu’. Tapi, kau tak mengatakannya…! Kau terlambat, sekarang aku dijodohkan oleh orang tuaku…!!!” teriak Hanni seraya menangis sesenggukan.

Aku masih tak percaya ini. Jadi…ia juga merasakan perasaan yang sama denganku? “Tidak terlambat, Hanni…! Ayo, kita pergi. Ayo, kita kawin lari…!!!” ajakku seraya menarik tangannya dan membawanya berlari ke bandara. Ia pun mengangguk senang dan mengikuti langkahku. Rasanya, semua bebanku hilang sekarang. Terima kasih, Tuhan…!!! Terima kasih…!

“AKU MENCINTAIMU, HANNI…!!!!!!!!” teriakku hingga semua orang melihat kita.

“AKU JUGA MENCINTAIMU, KYU…!!!!!!!!!” balas Hanni disambut tawa kita berdua.

FIN ^^^^^^

Cerita ini emang rada pendek, soalnya cuma buat penyegaran… Enjoy ‘n komen ya…!

Advertisements

Comments on: "Story : ~Friend Or Soulmate~" (2)

  1. please, plis, plis. buat crt horor lg donk.
    crt ini krn. i like it.
    tp. ..buat crt horor, dongsaeng.
    PLEASE!!!
    aq lg ketagihan bc mystery n horor nh. (udh maksa, bawel lagi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: